zulfikar
Senin, 09 November 2009
Created by Zulfikar, Novi (2009)
Melatih Diri ke hal2 positif supaya terlatih dan terbiasa...
Terkadang ketegasan dalam pengambilan keputusan sangatlah penting............
Hening sejenak untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaaan
Kerja......kerja......dan kerja lagi,...SEMANGATTTTTTTT!
disaat belum nampaknya antara mana yg BENAR dan mana yg SALAH,...... Toh akhir dr sebuah perdebatan pasti ada,....yakni KEADILAN dan KEBENARAN tetap tegak dan tidak bisa dimain-mainkan...............
Kehidupan
Minggu, 08 November 2009
Hidup adalah pilihan, makanya perlu ada prioritas, kadang-kadang hidup ini selalu ada oppurtuniti cost (income yang hilang ketika mengambil suatu pilihan) atau trade off dengan yang lain, itu lah kehidupan, ketika kita ke Pulau ada yang tinggal di darat, ketika kita ke Bali ada yang tinggal di Jambi,,,atau ketika belanja beli hp ada kesempatan yang hilang beli bibit karet......(for Tabri)
Bangsa ini butuh pemimpin yang amanah, terbuka, peka dngan penderitaan rakyatnya, dan bertanggung jawab, agar bangsa ini dapat bersaing dengan bangsa lain, mamfatkan sumbr daya alam ini, olah di Indonesia..... Jngan kita jadi kuli di Negeri kita sendiri, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang peka dengan penderitaan rakyatnya, dan dia akan berusaha mncari jalan yang terbaik untuk menyelesaikan problematika yang dihadapi masyarakat banyak.(dedy rusly,2009)
disaat belum nampaknya antara mana yg BENAR dan mana yg SALAH,...... Toh akhir dr sebuah perdebatan pasti ada,....yakni KEADILAN dan KEBENARAN tetap tegak dan tidak bisa dimain-mainkan... Jalur Hitam atau Jalur Putih ya.....tapi ada juga orang yg memilih jalur abu-abu,....justru jalur hitam muncul dan dialihkan jalur hitam sampai seolah2 tidak ada lg,padahal jalur hitam perlu diselesaikan,...............(Zulfikar, 2009)
Segerombolan penjahat yg dipimpin/dibina seorg ustad akan jauh lbih baik dibanding forum perkumpulan ustad yg dipimpin/dikendalikan seorang penjahat.. emosi,kemarahan, dengki,iri dan kebencian..hanya akan membawa pd kerugian,maka beruntungla bagi orang-orang yg mampu berdamai dan menaklukan dirinya sendiri(Tabri, 2009)
Demokrasi Finansial
Kamis, 09 Juli 2009
Perolehan suara dalam pemilihan umum baik legislatif, pilkadal maupun pilpres, faktor yang dominan menentukan adalah faktor harga, jadi dapat dimodelkan suara (Y) merupakan fungsi dari harga (p)= Y = f (p), jadi kalau ingin meningkatkan suara maka p (uang) mesti ditingkatkan sebanyak suara yang ingin di harapkan. Jika selama ini orang tidak bisa memprediksi suara caleg dan partai, karena ada faktor idiologis, budaya, dan perimordial, maka asumsi itu sudah mulai terbantahkan. Sehingga penulis mencoba menyederhanakan persoalan itu dengan mengatakan bahwa semakin banyak investasi pada proses pemilihan maka peluang untuk mendapatkan suara akan semakin tinggi. Sehingga faktor uang menjadi faktor yang dominan dalam menentukan keberhasilan seseorang dalam demokrasi kita sehingga kita bisa mengatakan bahwa demokrasi kita adalah demokrasi uang. atau demokrasi kapitalis kata teman-teman kita yang sosialis.....
Masa politik idiologis hampir habis, dan muncul sikap demokrasi finansial.......inilah demokrasi indonensia
Faktor-
Pembangunan, pendidikan, foto, artikel
Pembangunan Bangsa
Rabu, 20 Mei 2009
Perekonomian Indonesia dijalan secara amat liberal, terlalu bebas. Pemerintah membiarkan pasar menentukan sendiri hidup dan matinya tanpa ada aturan dan peran negara untuk menjaga kehidupan ekonomi itu berjalan harmonis dan saling menguntungkan.
Tempat-tempat strategi perkotaan yang dikuasai peruntukannya oleh pemerintah daerah, dengan mudahnya diberikan kepada pengusaha besar, pemilik modal dan kepada pengusaha property. Pemerintah daerah atas lobi dan reward tertentu memberikan hak guna bangunan (HGU/HGB) kepada pengusaha property dan dengan surat berharga itu pengusaha mendapatkan sejumlah kredit dari Bank pembanguan daerah. Lalu tanah itu dibangun mall dan pusat perbelanjaan, pengusaha membangun mall, dan toko-toko di mall, satu ruang itu dengan ukuran 5 meter x 10 meter. Diperkirakan ukuran itu biaya untuk pembuatannya sekitar Rp 75.000.000,- dengan asumsi 1 m² dengan cost Rp 1.500.000,- . Namun pengusaha properti menjual kios itu seharga Rp 450 – 500 juta. Marginnya 6 x dari harga pokok.
Siapa yang diuntungkan dalam proses tersebut dan siapa yang dirugikan?, termasuk pertanyaannya dengan kehadiran mall tersebut bagaimana effectnya terhadap usaha kecil yang berada di sekitar pasar tersebut.
Seandainya pemerintah memiliki kepedulian pada usaha untuk mensejahterakan penduduk, maka pola itu tidak dilaksanakan, tapi barangkali pola dan sistem yang lebih manusiawi, pengusaha mendapatkan untung dengan harga kios yang bisa terjangkau oleh pedagang sekitar pasar.
Dalam proses bisnisnya mall dibuka jamnya sama dengan pengusaha kecil, padahal kadang-kadang barang yang dijual di mall hampir sama dengan barang yang dijual di toko kecil disekitar mall. Usaha-usaha retail dan minimarket kadang-kadang adalah grosir besar yang mengambil segmentasi pasar retail sehingga harganya lebih murah dibandingkan dengan harga yang dijual pedagang kecil.
Beda halnya dengan negara maju yang menganut ekonomi pasar, jam buka dan tutup pedagang besar di mall dibatasi, umpamnya buka jam 10.00 pagi dan tutup jam 17.00 sore sedangkan pedagang kecil bisa buka 24 jam. Cara ini merupakan cara yang tepat untuk memberikan kesempatan kepada usaha besar maju dan memberikan kesempatan juga kepada usaha kecil untuk hidup.
Label: Pendidikan dan Pembangunan
Kebangkitan rakyat
Sabtu, 16 Mei 2009
kapankah rakyat ini bangkit?
Guru yang baik
Sabtu, 09 Mei 2009
Jadi guru adalah cita-cita sejak kecil, ingin bermakna bagi lingkungan, tapi bagaimana jadi maha guru yang baik itu ya...?
maha guru yang baik itu, mengeluarkan ilmu itu atas dari dasar hatinya dengan keikhlasan.(sondri,2009)
Jadi guru itu adalah pekerjaan yang amat mulia,,,kita mesti sabar dan ikhlas,,,,,,,,,,,, serta mesti resah melihat perilaku peserta didik, dan juga resah melihat perilaku umat manusia......ingin sekali mencapai garis yang benar....tapi bisa kah?
tetap optimis kawan, karena yang abadi di dunia ini adalah perubahan !!!!(sudjatmoko,2009)usaha maksimal urusan manusia, hasil akhir itu pregoratifnya Tuhan (Hendri,2009). Bisa te nye...(Dafril,2009)

